Sabtu, 18 April,2026

Vinanda – Gus Qowim Ingin Lestarikan Seni Budaya Jaranan

Kediriwae – Pasangan Vinanda Prameswati – KH Qowimmudin Thoha menggelar acara Pesta Rakyat, tasyakuran atas kemenangannya dalam Pilkada Kediri 2024. Rangkaian acara tersebut dibuka dengan pertunjukan jaranan.

Seremonial acara tersebut digelar di Omah Sawah Kelurahan Burengan, Kota Kediri, Jumat (17/1/2024) malam.

Dirinya mengungkapkan dengan pagelaran kesenian jaranan ini, masyarakat bukan hanya menikmati hiburan saja, tapi juga merenungkan bahwa kesenian sangat penting. Karena kesenian merupakan identitas suatu bangsa. Dari kesenian jaranan menurut Mbak Vinanda dapat melihat dan mengambil nilai-nilai moral budaya.

“Maka dari itu kita wajib melestarikan budaya. Mari bangun Kota Kediri kita untuk kota berbudaya,” tegasnya, Jumat.

Ia juga berencana ke depan dalam kepemimpinannya memberikan izin jaranan digelar malam hari dengan tetap menjaga situasi kondusif.

Selain melestarikan budaya, alumnus Magister Kenotariatan Universitas Airlangga ini yakin UMKM di Kota Kediri akan merasakan manfaatnya. Mereka akan kembali hidup dan terus berkembang.

“Mudah-mudahan ini jadi pembuka gelaran seni jaranan pada malam hari di Kota Kediri. Yang terpenting masyarakat harus menjaga ketertiban dan keamanan,” kata dia.

Vinanda juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang turut menyukseskan Pilkada 2024, sehingga berlangsung dengan lancar. Dia pun kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kota Kediri yang lebih maju.

“Pada kesempatan ini kami mengucapakan terima kasih yg telah memberikan doa kepada kami dan kepada seluruh pihak yg membantu menciptakan Pilkada Kota Kediri yang aman dan damai,” katanya.

“Di sini saya mengajak, mari kita bersatu mewujudkan Kota Kediri ‘Mapan’ dan lebih baik lagi,” tegasnya.

Vinanda juga berharap besar pada kontribusi masyarakat dalam mewujudkan program-program besar mereka. Termasuk, dalam pelestarian budaya, khususnya Jaranan yang menjadi identitas Kota Kediri.

Rangkaian Pesta Rakyat dibuka dengan pertunjukan jaranan Gagak Rimang. Tak ketinggalan, grup jaranan lain dari Mojoroto, Suket Teki Tulungagung, Ponorogo dan Trenggalek yang turut memeriahkan acara ini. Masyarakat tumplek blek hingga malam hari.

“Harapan saya ke depan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan program kami yang tak lain juga melestarikan budaya kita,” kata dia.

Selain jaranan, Pesta Rakyat juga akan dimeriahkan dengan acara jalan santai. Ada beragam hadiah menarik dalam acara besok pagi. Ada juga bazar UMKM, lalu ditutup Campursari dan Wayangan, pada Sabtu malam. (*)

BERITA TERBARU