Kediriwae – Dinas Kesehatan Kota Kediri, Jawa Timur, mengajak santri Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, masif menerapkan PHBS. Langkah ini sekaligus mendukung program pemerintah untuk penurunan stunting.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri Hamida menjelaskan pihaknya memberikan edukasi ke santri tentang perilaku hidup bersih dan sehat untuk para wali santri khususnya santri perempuan untuk mencegah stunting.
Menurut dia, penerapan PHBS penting terutama kepada santri putri. Sebab, ke depannya mereka adalah calon ibu sehingga edukasi penting dilakukan.
“Santri perempuan ini kan nanti calon-calon ibu ya, harapannya dari Ibu yang sehat akan melahirkan anak-anak yang sehat sehingga mencegah stunting,” ungkapnya dalam Edukasi dan Sosialisasi Pencegahan Stunting melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Ponpes Wali Barokah Kediri, Rabu (22/4/2026).
Ia menambahkan program pencegaha stunting merupakan salah satu program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto. Dengan program tersebut nantinya para santri juga lebih paham terkait dengan PHBS.
Perwakilan Pengurus Ponpes Wali Barokah Kediri Agung Riyanto memberikan apresiasi terkait kegiatan yang dilakukan dinas kesehatan di Pesantren Wali Barokah Kota Kediri.
Pihaknya menilai materi yang diberikan sangat bermanfaat. para santri terutama santri putri juga bisa lebih paham terkait dengan PHBS.
“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Kediri yang menggelar acara pencegahan stunting melalui PHBS. Alhamdulillah ini nanti materinya cukup baik,” kata Agung.
Dirinya menyebut, pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang turut menyiaplan generasi yang potensial ke depannya. Dengan edukasi yang diberikan tersebut, bisa sebagai bekal untuk ke depannya.
“Peran pondok sebagai bagian dari elemen masyarakat adalah menyiapkan generasi generasi yang ee apa itu berpotensial, artinya kalau kita sudah bisa mencegah stunting nanti keturunan dari anak-anak kita kan jadi sehat. Makanya hari ini santriwati kami diberikan pembekalan materi bagaimana terkait pencegahan stunting,” kata dia.
Acara tersebut juga mendapatkan apresias yang baik dari para peserta. Mereka juga sangat aktif mengikuti kegiatan mulai dari awal hingga akhir. (*)



