Sabtu, 2 Mei,2026

MKSO Kebun Dhoho Gelar Selamatan Jelang Tebang Tebu

Kediriwae – Manajemen Kerja Sama Operasional (MKSO) Kebun Dhoho menggelar selamatan “Pethik tebu” menjelang tebang tebu yang akan dilakukan awal Mei 2026. Ritual ini sebagai langkah awal saat panen tebu sebelum dikirim ke pabrik gula.

Ritual diawali dengan doa bersama dipimpin sesepuh desa di area kebun tebu. Setelah selesai, acara dilanjutkan dengan tumpengan bersama.

Manajer Manajemen Kerja Sama Operasional (MKSO) Kebun Dhoho, Juni Yanto menjelaskan dalam kegiatan tebang tebu dilakukan awal Mei 2026. Hasil panen akan dikirim ke empat pabrik gula antara lain PG Ngadirejo, PG Pesantren Baru, PG Meritjan dan PG Pabrik Gula Modjopanggoong Tulungagung.

“Insya Allah kami akan mulai tebang di tanggal 12 atau mungkin 13 Mei yag akan dikirim pertama kali ke PG Ngadirejo. Yang kami kirim tebu baik dari Rayon Dhoho I dan Rayon Dhoho II. Sementara ke PG Ngadirejo sambil menunggu pabrik-pabrik lain nanti buka (giling),” jelasnya Kamis (30/4/2026).

Dirinya mengungkapkan kapasitas tebang direncanakan di angka 1.800 sampai 1.900 ton per hari. Dengan luasan lahan yang ditebang hingga 3.310 hektare tersebut, mampu untuk menyupali tebu dari empat pabrik gula selama musim giling 2026.

Dalam proses tebang nantinya, manajemen juga melibatkan warga sekitar. Jika karyawan yang ada sekitar 350 orang, saat proses tebang akan ada tambahan sekitar 1.500 orang.

” Untuk proses tebang itu kira-kira ada tambahan di angka hampir 1.500 sampai 1.800 orang untuk tahun ini yan mayoritas warga sekita,” jelasnya.

Pihaknya berharap proses tebang nantinya bisa berlangsung dengan lancar dan hasil tebu pun sesuai dengan rencana awal. (*)

BERITA TERBARU