Rabu, 22 April,2026

10.000 Peserta Scooter Sarungan Meriahkan Road to Harlah 100 Tahun Al Falah Ploso Kediri

Kediriwae – Dalam rangka memperingati Harlah 1 Abad Pondok Pesantren Al Falah Ploso, ribuan peserta scooter sarungan dari berbagai daerah ikut serta memeriahkan acara “Scooter Sarungan Road to Harlah 100 Tahun PP Al Falah”.

Kegiatan ini berlangsung Minggu (29/12/2024), dimulai di Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kemudian acara dilanjutkan dengan start riding.

Para peserta, yang seluruhnya mengenakan sarung sebagai kostum khas, menunjukkan keunikan dan kekhasan identitas Islami dalam kegiatan ini. Konvoi berakhir di Teras Gubuk PP Al Falah, Kabupaten Kediri.

Rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pengajian oleh Gus Iqdam , yang juga santri Ponpes Al Falah, dilanjutkan jamaah Ashar, pembagian doorprize, hingga puncaknya berupa Maulid Nabi dan Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh KH Abdurrahman Al Kautsar, pengasuh PP Al Falah Ploso sekaligus penanggung jawab acara.

Hadir pula Sabrang Mowo Damar Panuluh, yang lebih dikenal sebagai Noe, vokalis band Letto sekaligus putra budayawan Emha Ainun Nadjib.

Dalam sesi bincang santai, Noe memberikan apresiasi terhadap konsep unik acara ini yang mampu menghidupkan kembali semangat tradisional dalam bingkai modernitas.

Noe mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk luar biasa dari bagaimana tradisi pesantren bisa dirayakan dengan cara kreatif tanpa meninggalkan nilai-nilai inti.

Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik, seperti 2 unit Vespa, spare part eksklusif, hingga ribuan sarung gratis bagi peserta tercepat.

Kategori Best Costume juga memancing kreativitas peserta dengan berbagai gaya unik dalam mengenakan sarung, menambah semangat kompetisi yang santai namun penuh makna.

Pengasuh PP Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri KH Abdurrahman Al Kautsar mengingatkan pentingnya tema “Melestarikan Ngaji, Meneguhkan Khidmah untuk Bangsa” sebagai refleksi dari perjalanan 1 abad Pondok Pesantren Al Falah.

“Harlah 100 tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat bahwa tugas dakwah harus terus berjalan. Salah satunya yang kita gelar para santri bersarung dengan tema scooter sarungan dalam rangka 1 abad Al Falah Ploso. Melalui tradisi seperti ngaji, kita melestarikan ilmu para ulama dan meneguhkan peran pesantren sebagai pelayan umat dan bangsa,” jelas KH Abdurrahman Al Kautsar.

Acara ditutup dengan doa bersama yang penuh khidmat, diikuti sesi dokumentasi sebagai pengingat atas perjalanan istimewa ini.

Scooter Sarungan Road to Harlah 100 Tahun PP Al Falah bukan hanya sekadar acara hiburan, tetapi juga wadah penguatan ukhuwah Islamiyah, pelestarian tradisi pesantren, dan wujud nyata khidmah untuk bangsa.

Dengan kesuksesan acara ini, Pondok Pesantren Al Falah Ploso kembali membuktikan perannya sebagai pelopor pendidikan Islam yang berkarakter, melestarikan nilai-nilai keilmuan, dan membangun generasi muda yang unggul dalam akhlak dan intelektual. (*)

BERITA TERBARU