Jumat, 17 April,2026

UNP Kediri Kolaborasi Siapkan Lulusan Hadapi Dunia Kerja

Kediriwae – Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Jawa Timur, kolaborasi dengan berbagai pihak menyiapkan lulusannya agar siap menghadapi dunia kerja.

Rektor UNP Kediri, Dr. Zainal Afandi, M.Pd menjelaskan dari kampus tidak hanya mendidik secara akademis, melainkan juga serius menyiapkan mahasiswanya menghadapi dunia kerja.

Ia menyebut, tiga jalur utama disiapkan dari kampus yakni studi lanjut (LPDP), wirausaha (bekerja sama dengan Universitas Ciputra), dan penempatan kerja melalui magang dan job fair.

“Mahasiswa kami rutin dikirim ke Ciputra untuk pelatihan wirausaha. Selain itu, kami aktif memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk perpustakaan dan perusahaan,” katanya di Kediri, Sabtu (26/7/2025).

Ia menambahkan, UNP juga memberi perhatian pada akses pendidikan inklusif. Program beasiswa KIP Kuliah tersedia bagi mahasiswa kurang mampu. Beasiswa prestasi pun digencarkan, terutama bagi atlet berprestasi nasional maupun internasional.

Universitas yang sudah berdiri sejak 1978 ini telah melahirkan lebih dari 75 ribu alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis baik dari pendidikan, birokrasi, hingga politik dan industri kreatif.

Sejumlah nama bahkan menjadi tokoh seperti Gogot Suharwoto, yang kini menjabat sebagai Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, serta Heri Krismono, Sekretaris Bappeda Kota Kediri.

Ada juga Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kediri adalah Satriyani Widyawati Rahayu, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamad Muksin, yang juga merupakan lulusan IKIP PGRI, cikal bakal UNP Kediri.

“Alumni kami tersebar di mana-mana. Tak hanya di bidang pendidikan, tapi juga di pemerintahan, dunia usaha, IT, bahkan politik tingkat nasional,” ujar Zainal Afandi.

Pihaknya menyebut, kontribusi tersebut juga meluas hingga ke panggung budaya internasional.

UKM Tari dan Karawitan UNP mewakili Indonesia dalam pertunjukan virtual di Amerika Serikat. Sebelumnya, kolaborasi budaya internasional dilakukan bersama Universiti Teknologi Petronas, Malaysia, yang membuktikan bahwa seni dan budaya tetap menjadi ruh yang hidup di kampus ini.

Memasuki tahun ajaran 2025, Zainal menyebut bahwa UNP Kediri mengelola 25 program studi, mulai jenjang D3, S1, Profesi hingga S2.

Tahun ini, empat program baru diluncurkan, termasuk Magister Manajemen dan Magister Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

“Kami juga membuka program PPG dan kelas karyawan untuk menjangkau masyarakat yang sudah bekerja,” terang Zainal.

Dalam hal pengembangan fasilitas, UNP mengandalkan sinergi internal. “Kalau skalanya kecil, bisa langsung kami eksekusi. Tapi untuk sarana besar, kami dorong ke yayasan,” tambahnya.

Dirinya meyakinkan bahwa kampus ini tidak tak hanya mendidik, tapi juga menyiapkan mahasiswa untuk menjadi manusia unggul: siap kerja, siap hidup, dan siap berkarya. (*)

BERITA TERBARU