Kediriwae – Hari Jumat, dimanfaatkan bagi para santri dan ustaz di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Jawa Timur, untuk kegiatan bersama. Selain olahraga, mereka juga bersih-bersih lingkungan yang diakhiri dengan makan mi bersama.
Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri Kiai Sunarto menjelaskan hari Jumat adalah hari untuk beraktivitas seperti olahraga. Ada beragam kegiatan olahraga yang dilakukan baik senam, jalan santai, sepeda sehat, dan berbagai macam lainnya.
Selain itu, di hari Jumat juga merupakan hari untuk kebersihan. Para santri gotong royong ikut membersihkan lingkungan pesantren sehingga bisa lebih nyaman untuk digunakan beraktivitas.
Dalam kesempatan ini, juga disediakan makanan bagi para santri berupa mi insntan. Menu itu sudah dimasak sehingga santri tinggal makan. Sebagai pelengkapnya diberi tambahan sayur dan telur ayam goreng.
Kiai Sunarto menyebut, kegiatan ini juga kolaborasi dengan perusahaan mi instan yang turut menyuplai bahan baku mi instans. Ada 3.000 paket yang disediakan untuk santri.
“Ini bentuk dari variasi makanan saja. Kegiatan ini juga membantu memberikan pilihan kesukaan santri. Dari aspek gizi saya perhatikan kandungan nutrisinya juga cukup memadahi. Ini varitif saja, tidak sering,” katanya di Kediri, Jumat (25/7/2025).
Ia menambahkan kerjasama ini sudah digelar ketiga kalinya dengan perusahaan mi instan. Ia berharap nantinya kolaborasi ini bisa terjalin dengan makin baik.
Sementara itu, Supervisor PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, wilayah Kediri dan Nganjuk Bayu Sunu mengatakan kegiatan yang digelar di Pesantren Wali Barokah Kediri ini cukup meriah dan berjalan lancar.
Ia mengatakan, pesantren ini menjadi salah satu yang digandeng oleh perusahaan dalam program yang dibuat oleh perusahaan.
“Ini program rutin kami di seluruh Indonesia. Jadi berbagai pondok pesantren dan kebetulan pesantren ini dipilih karena santrinya yang cukup banyak. Ini sudah tiga kali digelar dan semuanya berjalan sukses, lancar. Harapan ke depan bisa menyelenggarakan di kegiatan yang lebih besar,” kata Bayu.
Para santri makan bersama setelah kegiatan mereka selesai. Mereka pun antre dan tertib dalam mengambil makanan. (*)



