Jumat, 17 April,2026

Pikap Mogok di Rel Kereta Api Sebabkan Tertemper Kereta

Kediriwae – Sebuah mobil pikap pengangkut bawang mogok di tengah jalur pelintasan kereta api di Desa Pehserut, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Akibatnya, kecelakaan tak terhindarkan. Mobil tertemper Kereta Api Gajayana relasi Malang-Gambir di jalur pelintasan terjaga dan berpalang pintu tersebut.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardojo menjelaskan kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (28/9/2024) petang tepatnya pada pukul 17.52 WIB. Akibat kejadian itu, PT KAI mengalami kerugian berupa lokomotif KA 55 Gajayana mengalami kerusakan pada bagian depan lokomotif.

“Kereta juga harus berhenti luar biasa di kilometer untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya dalam rilis yang diterima.

Ia menambahkan tidak ada korban jiwa maupun luka luka akibat kejadian tersebut. Namun, terdapat empat perjalanan KA yang mengalami gangguan akibat kecelakaan lalulintas di perlintasan tersebut yaitu KA 55 Gajayana berangkat lambat 70 menit dari Stasiun Nganjuk.

KA 97A Sancaka (Surabaya Gubeng -Yogyakarta) berangkat lambat 5 menit dari Stasiun Sukomoro, KA 103.Singasari (Blitar-Pasarsenen) berangkat lambat 10 menit dari Stasiun Sukomoro dan KA 117A Wijayakusuma berangkat lambat 9 menit dari stasiun Sukomoro.

Kereta Api Gajayana kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 19.07 WIB setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rangkaian kereta dan penggantian lokomotif untuk memastikan keselamatan perjalanan.

Untuk mencegah insiden serupa di masa depan, PT KAI Daop 7 Madiun terus mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati hati di perlintasan sebidang, baik yang terjaga maupun tidak terjaga.

“Keselamatan selalu menjadi prioritas utama. Pastikan untuk berhenti, tengok kiri dan kanan, dan hanya melintas ketika kondisi aman. Pelanggaran di perlintasan sebidang tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian besar, baik bagi masyarakat maupun PT KAI,” pungkas Kuswardojo. (*)

BERITA TERBARU