Kediriwae – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri, menegaskan tentang komitmennya untuk ekonomi hijau melalui penanaman pohon di TPA Winongo, Madiun, Jawa Timur. Ada ratusan batang pohon produktif yang ditanam di TPA tersebut.
Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri, Sabtu (13/12/2025) menjelaskan kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam agenda keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan hidup.
“Transformasi TPA Winongo menunjukkan bagaimana inovasi daerah dapat menjadi bagian penting dari agenda keberlanjutan. Sektor jasa keuangan hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan pembiayaan, tetapi sebagai mitra pembangunan yang siap berkolaborasi melalui literasi, akselerasi inklusi keuangan, dan dukungan terhadap program ekonomi hijau,” ujar Ismirani dalam keterangannya di Kediri.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan sinergi antara OJK Kediri, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), dan Pemerintah Kota Madiun untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Madiun Bagus Panuntun, yang juga menerima secara simbolis ratusan bibit pohon dari OJK Kediri dan Industri Jasa Keuangan di wilayah Eks-Karesidenan Madiun.
Bibit yang diserahkan terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif yang diharapkan dapat memperkuat kualitas lingkungan hidup dan memperluas ruang hijau di Kota Madiun.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada OJK Kediri dan seluruh Industri Jasa Keuangan atas dukungan nyata melalui penyerahan bibit pohon ini. Pemerintah Kota Madiun terus membuka ruang kolaborasi agar pembangunan yang berkelanjutan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” ujar Bagus.
Dalam kegiatan itu, OJK Kediri juga menggelar Media Gathering sebagai bentuk apresiasi kepada insan media yang berperan besar dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, menjaga kepercayaan publik, serta mengedukasi masyarakat agar terhindar dari investasi ilegal dan layanan keuangan yang tidak sesuai ketentuan.
Dalam sesi ini, para peserta mendapat edukasi dari Pemerintah Kota Madiun, mengenai Pengelolaan Sampah Terintegrasi melalui Sistem Terpadu dan PT Pegadaian (Persero) Area Madiun mengenai Peran Bank Sampah dalam Peningkatan Kesadaran Masyarakat.
OJK Kediri juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan kolaborasi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat di sektor jasa keuangan.
Program yang diselenggarakan antara lain SICANTIK (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan) bekerja sama dengan TP PKK Kota Madiun sebagai upaya memperluas edukasi keuangan bagi para ibu sebagai penggerak ekonomi keluarga.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Madiun, Yuni Setyawati Maidi, yang dihadiri oleh 60 peserta dari seluruh kelurahan di Kota Madiun.
OJK berharap melalui kegiatan ini, ibu-ibu dari TP PKK Kota Madiun menjadi SICANTIK sejati yang dapat menjadi agen literasi keuangan di tengah masyarakat.
Selain itu, OJK Kediri juga berkolaborasi dengan PT Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 2 dan Madiun Raya, yang melibatkan 13 Galeri Investasi di wilayah Karesidenan Madiun untuk meningkatkan literasi pasar modal dan pemahaman risiko berinvestasi bagi masyarakat.
Ke depan, OJK Kediri berharap sinergi antara Pemerintah Daerah, Pelaku Industri Jasa Keuangan, dan insan media terus diperkuat untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, mendorong pembangunan daerah, serta mempercepat transisi menuju ekonomi yang inklusif, hijau, dan berdaya saing. (*)



