Kediriwae – DPD LDII Kota Kediri, Jawa Timur, akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VII 2025 yang diagendakan pada Rabu (17/12/2025) di Pesantren Wali Barokah Kota Kediri. Dalam musda tersebut, fokus yang ingin dilakukan adalah turut serta dalam pembinaan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Ketua DPD LDII Kota Kediri Agung Riyanto mengatakan musda tersebut adalah kegiatan yang digelar lima tahun sekali. Terdapat tiga agenda pokok yakni evaluasi program kerja, membuat program kerja serta pemilihan pengurus periode 2025-2030.
Ia menyebut, dalam Musda VII 2025 tersebut, selain tiga agenda tersebut, juga ingin agar ke depan LDII bisa lebih bermanfaat terutama dalam mendukung program baik dari pemerintah pusat hingga daerah.
Di Kota Kediri, LDII turut serta mendukung visi misi dari pemerintah kota, MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni).
“Kami koneksikan dengan delapan bidang pengabdikan itu sudah tersambung. Ada wawasan kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, ketahanan pangan, lingkungan hidup, kesehatan, Teknologi Informasi dan energi terbarukan,” jelasnya Minggu (14/12/2025).
Dalam agenda yang digelar di Pesantren Wali Barokah Kota Kediri tersebut pihaknya juga fokus untuk mewujudkan SDM yang profesional menuju Indonesia Emas 2045.
Menurut dia, jika dihitung mundur menuju 2045 masih ada 20 tahun lagi. Namun, untuk penyiapan SDM seharusnya dilakukan mulai sekarang ini.
“20 tahun lagi itu sebetulnya hal krusialnya sekarnag. Bagaiamna dalam menyiapkan SDM. Kalau SDM lemah baik pendidikan, keimanan, kemudian tidak punya akhlak yang baik, bagaimana 2045 itu. Di sana juga ada bonus demografi. Jadi sebagian besar anak-anak yang usia produktif di 2045 itu,” ungkapnya.
Ia khawatir, jika SDM tidak disiapkan dengan matang sejak awal, bagaimana ke depan bisa bersaing.
Sebagai bagian dari NKRI, pihaknya juga turut melakukan pembinaan generasi muda agar mempunyai karakter, sukses dan menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan mempunyai kemandirian.
Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri Kiai Sunarto mengatakan kegiatan musda merupakan langkah strategis untuk menyatukan visi antara lembaga pendidikan pesantrendan organisasi.
Ia mengatakan, Pesantren Wali Barokah juga berkomitmen mencetak kader yang memiliki keunggulan keilmuan, akhlak, serta kesiapan berperan aktif di masyarakat. (*)



