Sabtu, 18 April,2026

Kendalikan Inflasi, Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murni

Kediriwae – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar Operasi Pasar Murni (OPM) di sejumlah kelurahan. Kegiatan tersebut digelar pada tanggal 7-26 Maret 2025 di masing-masing balai kelurahan.

Kepala Disperdagin Kota Kediri Wahyu Kusuma Wardani mengatakan kegiatan ini sebagai bagian untuk mengendalikan inflasi. OPM digelar di kelurahan wilayah Kota Kediri.

Ia juga menegaskan bagi kelurahan yang tidak tersedia jadwal OPM maka Pemkot Kediri akan menyelenggarakan kegiatan serupa hanya saja berbeda OPD pelaksananya.

“Nanti ada jadwal tersendiri ada Gerakan Pangan Murah dari DKPP, jadi di semua kelurahan ada kegiatan serupa cuma yang melaksanakan dari DKPP dan ada satu kelurahan lagi akan ada Bazar Pangan Murah yang dilaksanakan KPw BI Kediri,” jelasnya.

Dalam OPM ini, Disperdagin menjual beberapa barang kebutuhan pokok per masing-masing kelurahan, di antaranya beras premium dijual seharga Rp65.000 per 5 kilogram dengan jumlah pasokan 150 bungkus, minyak goreng seharga Rp15.000 per liter dengan pasokan 336 botol, telur ayam seharga Rp25.000 per kg dengan pasokan 200 kg, dan gula pasir seharga Rp15.000 per kg dengan pasokan 400 kg.

OPM ini turut bekerjasama dengan Perumda Pasar Joyoboyo dengan menyediakan aneka bumbu dapur, seperti bawang putih seharga Rp19.000 per 500 gram, bawang merah seharga Rp20.000 per 500 gram, dan cabai rawit seharga Rp10.000 per 150 gram.

Pemkot mengkhususkan pembeli dalam OPM ini adalah warga Kota Kediri dengan menununjukkan KTP saat membeli dalam acara tersebut.

“Kami mengimbau ini khusus warga Kota Kediri harus menunjukkan KTP Kota Kediri dan mohon maaf kalau ada warga yang tidak bisa terlayani karena ketersediaan stok, jadi berbelanja secara bijak,” ucap Wahyu.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. (*)

BERITA TERBARU