Rabu, 15 April,2026

Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Kota Kediri Ajak Dialog Mahasiswa

Kediriwae – Bawaslu Kota Kediri, Jawa Timur, mengadakan dialog interaktif di audiorium perpustakaan IAIN Kediri. Kegiatan ini diikuti perwakilan dari enam kampus yang ada di Kota Kediri.

Ketua Bawaslu Kota Kediri Yudi Agung Nugraha mengatakan bahwa inti dari pemilih pemula adalah generasi muda diharapkan bisa memahami apa yang akan diperbuat ketika pemilu dan pilkada datang.

“Keduanya adalah memilih pemimpin yang berintegritas, bersih dan membawa Kota Kediri serta Bangsa Indonesia dengan lebih baik kedepan,” ungkapnya Sabtu (28/9/2024).

Yudi berharap mahasiswa dapat membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan partisipatif, karena secara akademis para mahasiswa akan mampu menjelaskan di lingkungannya tentang pentingnya pengawasan Pilkada dan bisa menyeimbangkan di lingkungan terkecil para mahasiswa, seperti keluarga, teman dan tetangga dengan menjelaskan pentingnya pencegahan.

“Tugas Bawaslu itu ada 3, pencegahan, pengawasan dan penindakan. Akan lebih baik adanya pencegahan sebelum adanya penindakan. Untuk itulah kita gencar memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam melakukan pengawasan dan pencegahan demi kelancaran Pilkada,” ungkapnya.

Yudi mengatakan bahwa Kota Kediri termasuk kota dengan status golongan kurang rawan. Akan tetapi setelah penetapan KPU terhadap bakal pasangan calon menjadi pasangan calon suhu politik di Kota Kediri kian memanas. Maka dari itu perlu penyeimbangan, yaitu warga Kota Kediri, termasuk mahasiswa.

“Kami harap kalian bisa melakukan pencegahan dilingkungan masing-masing, minimal di keluarga. Karena perbedaan pendapat juga riskan terjadi di keluarga. Panjenengan sebagai penyeimbang,” ungkapnya.

Pilkada 2024 di Kota Kediri diikuti dua pasangan calon yakni pasangan nomor urut 1, Vinanda-Gus Qowim dan pasangan nomor urut 2 Feronica-Regina. (*)

BERITA TERBARU