Sabtu, 18 April,2026

IIK Bhakti Wiyata Kediri Buka Prodi Baru S1 Fisioterapi

Kediriwae – IIK Bhakti Wiyata Kediri, Jawa Timur, memutuskan untuk membuka program studi Baru S1 Fisioterapi. Hal ini dilatarbelakangi salah satunya karena minimnya jumlah fisioterapi.

Rektor IIK Bhakta Prof. Dr. Apt. Muhamad Zainuddin mengemukakan kebutuhan layanan kesehatan rehabilitatif dan pencegahan gangguan gerak di Indonesia terus meningkat. Namun, ketersediaan tenaga fisioterapis masih jauh dari memadai.

Berdasarkan data Ikatan Fisioterapis Indonesia (IFI), per Juli 2024 jumlah fisioterapis terdaftar baru mencapai 16.527 orang.

Padahal, jumlah ideal yang dibutuhkan hingga 2025 diperkirakan mencapai 35.000 hingga 40.000 fisioterapis.

“Artinya, Indonesia masih kekurangan sekitar 18.500 hingga 23.500 fisioterapis untuk memenuhi standar tersebut,” katanya di Kediri, Jumat (2/5/2025).

Pihaknya menambahkan IIK Bhakti Wiyata membuka program studi (prodi) baru, yakni S1 Fisioterapi. Pembukaan program tersebut tertuang dalam SK Kemendikbud Ristek Nomor 216/B/O/2025.

Ia menyebut, program ini hadir dengan keunggulan kompetitif, berfokus pada dua cabang utama yang sangat relevan dengan kebutuhan masa kini, yaitu Fisioterapi Neuromusculoskeletal dan Wellness.

Kaprodi S1 Fisioterapi Whida Rahmawati, SST.FT., M., menambahkan Fisioterapi Neuromusculoskeletal menitikberatkan pada pemulihan gangguan pada otot, tulang, dan sistem saraf, seperti nyeri sendi, saraf kejepit, skoliosis, cedera olahraga, hingga stroke.

Sementara itu, Fisioterapi Wellness difokuskan pada pencegahan, peningkatan kebugaran, perbaikan postur dan kualitas hidup, serta edukasi gaya hidup sehat untuk semua kelompok usia.

“Program kami mempersiapkan lulusan untuk karier yang sukses di dunia kesehatan atau dapat melakukan studi lanjut ke bidang profesi untuk menjadi fisioterapis profesional,” kata Whida.

Selain itu, pihaknya menambahkan kurikulum juga dirancang secara terpadu dengan mengacu pada standar nasional dan internasional. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tapi juga keterampilan klinis, praktik lapangan, dan penggunaan teknologi modern dalam fisioterapi.

Whida menjelaskan bahwa fisioterapi merupakan ilmu yang unik, penggabungan antara ilmu pengetahuan dan seni dalam mempelajari gerakan tubuh manusia dengan memberikan rehabilitasi yang tepat.

Sebagai ilmu, fisioterapi memiliki prinsip-prinsip berbasis evidence base practice untuk mendiagnosis serta mengobati berbagai kondisi seperti musculoskeletal, neurologis, dan kardiovaskular.

Sedangkan sebagai seni, fisioterapi melibatkan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu, berdasarkan aspek biopsikososial pasien dalam proses penyembuhan.

“Program kami mengajarkan pendekatan holistik dalam menganalisis, mendiagnosis, dan merehabilitasi pasien, sehingga lulusan dapat memberikan solusi efektif dan personal dengan keahlian di bidang Neuromusculoskeletal dan Wellness yang akan membantu membangun Indonesia Emas,” kata Whida.

Ia mengatakan, Prodi ke-23 di IIK Bhakta ini akan dibimbing oleh dosen dan praktisi berpengalaman dari berbagai bidang dari neurologi, ortopedi, hingga fisioterapi komunitas.

Dengan jejaring kerja sama yang luas, Kampus Peraih Anugerah Perak dalam SNI Award 2021 ini juga memfasilitasi mahasiswa untuk melakukan magang dan kolaborasi penelitian di institusi terkemuka.

Selain itu, pembelajaran mahasiswa didukung dengan fasilitas praktik lengkap berteknologi modern, seperti smart classroom dan 63 laboratorium.

Lulusan tidak hanya siap bekerja di rumah sakit, tapi juga bisa menjadi konsultan kebugaran, terapis olahraga, atau pelopor gaya hidup sehat di komunitas.

Pihaknya juga mengungkapkan lulusan S1 Fisioterapi dari IIK Bhakti Wiyata akan memiliki kompetensi holistik dan daya saing tinggi, siap untuk bekerja di berbagai sektor seperti rumah sakit dan pusat rehabilitasi, klinik fisioterapi mandiri, klub olahraga dan pusat kebugaran, layanan homecare dan fisioterapi lansia, peneliti akademis dan tenaga kependidikan hingga unit layanan disabilitas atau dinas sosial.

Fisioterapi tersebut, bukan hanya tentang memulihkan pasien yang sakit, tapi juga tentang menjaga masyarakat tetap sehat dan aktif sepanjang hidup mereka.

Prodi S1 Fisioterapi ini akan menerima mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Pendaftaran nantinya dibuka melalui jalur online di www.pmb.iik.ac.id atau dapat langsung di Kantor Pendaftaran di Jalan Wahid Hasyim No.65, Kediri. (*)

BERITA TERBARU