Kamis, 15 Januari,2026

Dinas Koperasi UMTK Kediri Sebut RAT Indikator Koperasi Sehat

Kediriwae – Kepala Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri Eko Lukmono Hadi menegaskan bahwa pelaksanaan RAT merupakan indikator utama kesehatan koperasi.

“RAT itu ibarat bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Kalau forum RAT menyepakati laporan tutup buku, berarti koperasi tersebut bisa dikatakan sehat,” jelasnya di Kediri, Sabtu (10/1/2026).

Ia mengungkapkan di Kota Kediri terdapat 579 koperasi. Dari jumlah itu, 237 koperasi terdata tidak aktif. Salah satu indikatornya yakni tidak mengadakan RAT.

“Apabila koperasi berbadan hukum tidak melaksanakan RAT, maka sesuai aturan, data koperasi tersebut akan kami off-kan,” tegas Eko.

Dirinya mengapresiasi pelaksanaan RAT Koperasi RW Sekar Lestari di RW 05 Bence, Kota Kediri. RAT ini bisa menjadi contoh koperasi yang masih aktif, transparan, dan bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan anggotanya.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Kediri Firdaus menambahkan konsistensi pelaksanaan RAT merupakan ciri koperasi yang sehat.

“Koperasi yang sehat itu adalah koperasi yang setiap tahun berturut-turut melaksanakan RAT, karena di situlah pengurus mempertanggungjawabkan amanah kepada anggotanya,” katanya.

Firdaus juga menekankan pentingnya pembinaan terhadap koperasi yang mengalami stagnasi, bukan langsung dibubarkan.

“Kami tidak ingin koperasi yang masih punya pengurus dan anggota langsung diberhentikan. Yang perlu dilakukan adalah verifikasi dan pembinaan agar mereka berani kembali melaksanakan RAT,” ungkapnya.

Ke depan, ia mendorong adanya pendampingan dan pilot project pengembangan koperasi agar unit usaha yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan Dekopinda, koperasi di Kota Kediri diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan.

Kepala Kelurahan Pakunden Lingga Gunawan mengapresiasi keberadaan koperasi di wilayahnya. Koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya pribadi sebagai Kepala Kelurahan maupun sebagai warga sangat mengembirakan bahwa di RW 05 ini mempunyai wadah koperasi. Secara umum fungsi koperasi adalah untuk menyejahterakan anggota, dan ketika anggota sejahtera, otomatis warga kelurahan juga akan sejahtera,” ujarnya. (*)

BERITA TERBARU