Senin, 25 Mei,2026

“Pelangi di Mars”, Film Keluarga Penuh Edukatif dan Tingkatkan Imajinasi

Kediriwae – Momen Lebaran 2026, disambut dengan berbagai banyak hal termasuk hiburan. Film keluarga, “Pelangi di Mars” adalah salah satunya.

Film ini merupakan karya dari Mahakarya Pictures dengan sutradara Upie Guava. Karya seni ini membawakan pengaruh besar untuk perkembangan imanjinasi anak-anak.

Pelangi di Mars juga merupakan bukti nyata bahwa imajinasi dan teknologi anak bangsa mampu menembus batas galaksi. Film ini membawa penonton dalam petualangan visual yang seru, edukatif, dan penuh imajinasi, mengajak anak-anak Indonesia menjelajahi Planet Merah dengan standar kualitas yang belum pernah ada sebelumnya di perfilman Indonesia.

Dengan melibatkan ratusan talenta terbaik dari seluruh penjuru Indonesia, Pelangi di Mars mencatatkan diri sebagai film Indonesia pertama yang menggunakan teknologi Extended Reality (XR) secara masif, sebuah inovasi mutakhir yang bahkan masih tergolong baru di industri perfilman global.

Produser Dendi Reynando menyebut film ini untuk semua. Ia mengenang sebuah momen mengharukan saat acara JAFF Market, di mana ia bertemu dengan salah satu 3D animator dari vendor yang terlibat dalam proyek ini.

“Dia datang jauh-jauh hanya untuk berterima kasih karena desainnya bisa menjadi bagian dari film ini. Dari situ saya menyadari bahwa Pelangi di Mars jauh lebih besar dari sekadar saya dan Upie; film ini adalah milik kita semua, milik ratusan orang yang telah menaruh hatinya di sini,” ungkap Dendi dalam keterangannya di Kediri, Rabu (18/3/026).

Sutradara Upie Guava menegaskan bahwa film ini adalah sebuah gerakan kolektif para seniman visual Indonesia.

“Film ini adalah bentuk usaha maksimal dari dedikasi para editor, animator, VFX artists, dan ratusan orang lain yang menyumbangkan bakatnya. Ini bukan sekadar proyek, namun sebuah gerakan. Kami persembahkan film ini untuk anak-anak Indonesia dan kalian semua yang percaya akan kekuatan dari sebuah mimpi,” ungkap Upie.

Dibintangi oleh Messi Gusti, Lutesha, Myesha Lin, Rio Dewanto, dan Livy Renata, serta didukung suara ikonik dari Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Bimo Kusumo, Vanya Rivani, hingga Dimitri Arditya, film ini siap menjadi pengalaman menonton yang tak terlupakan.

Pemutaran film ini serentak di bioskop termasuk di bioskop wilayah Kediri. Salah satu penonton, Vira, mengaku senang bisa menonton film ini.

Menurutnya garapan film ini bagus, menggabungkan efek visual yang menarik. “Saya bersama teman-teman nontonnya. Filmya bagus dan menarik, semoga sukses terus,” kata Vira. (*)

BERITA TERBARU