Sabtu, 18 April,2026

PT SGN Bongkar Ratoon di Kediri, Sukseskan Swasembada Gula

Kediriwae – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) melalui PG Meritjan melakukan tanam perdana program bongkar ratoon di lahan tebu wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Program itu bagian dari upaya pemerintah menyukseskan swasembada gula.

Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian​​​​​​​ Kuntoro Boga Andri menjelaskan pemerintah berupaya membuat berbagai terobosan baru, sehingga produksi tebu baik.

Ia menyebut, saat ini rata-rata di petani per tanaman tebu ratoonnya (tunas baru) adalah delapan sampai ke atas, sehingga pemerintah meningkatkan produksi melalui kegiatan bongkar ratoon.

Program itu, kata dia, diyakini mampu berdampak positif. Program tersebut meliputi peremajaan tebu yang sudah tidak produktif, penyiapan benih, penyediaan pupuk, pendampingan petani, serta penguatan kemitraan dengan pabrik gula.

Untuk di Kabupaten Kediri, ia menyebut ada luasan lahan hingga 7.000 hektare.

“Dan di wilayah Kabupaten Kediri ini bongkar ratoon kami targetkan untuk petani dengan luasan lahan 7.000 hektare,” ujarnya saat tanam perdana bongkar ratoon di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (23/10/2025).

Dalam program tersebut, pemerintah memberikan bantuan satu petani mendapat bantuan berupa 60 ribu mata tebu untuk 1 hektar sekaligus biaya untuk penanaman. Program ini untuk petani dengan luasan lahan maksimal 5 hektare.

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah.

Pihaknya menyebut, pemerintah selalu hadir dan mendampingi petani tebu sehingga lebih produktif. Pemerintah juga membuat inovasi tebu dengan varietas Panjalu 1, yang diyakini lebih produktif.

“Kami akan berkoordinasi dengan steak holder petani tebu untuk ketersediaan bibit, pupuk, dan peralatan untuk kemudahan petani,” kata dia.

Sementara itu, General Manager PG Meritjan Wakhyu Priyadi Siswosumarto mengatakan dalam program ini, pihaknya berterimakasih atas dukungan pemerintah kepada petani tebu demi sukseskan swasembada gula nasional.

“Kami dari PG Meritjan menyambut baik program ini untuk meningkatkan produktivitas pabrik, dan menambah kesejahteraan petani tebu demi suksesnya swasembada gula nasional,” (*)

BERITA TERBARU