Selasa, 2 Juni,2026

Ratusan peserta ikuti sepeda santai peringati Hari Olahraga Nasional

Kediriwae – Ratusan peserta dari berbagai komunitas pecinta sepeda mengikuti kegiatan sepeda santai memperingati Hari Olahraga Nasional 2025 yang digelar di Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Jawa Timur.

Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri K.H. Sunarto mengatakan dalam acara ini memang mengajak berbagai komunitas dan elemen masyarakat di Kota Kediri. Kegiatan ini digelar demi mewujudkan semangat olahraga.

“Kami ajak semua untuk olahraga. Dengan cara itu, badan sehat. Dalam bada sehat ada jiwa yang sehat. Itu artinya untuk mencapai kehidupan yang betul-betul menyehatkan ada upaya di antaranya olahraga, pola makan dan istirahat yang cukup,” katanya Minggu (21/9/2025).

Ia menyebut, dalam acara ini diikuti sekitar 500 orang peserta dari berbagai elemen dan komunitas pecinta sepeda di Kota Kediri.

“Kam pererat dari berbagai komunitas di Kota Kediri, melibatkan pesantren di sekitar pondok. Harapannya, kami ingin untuk menciptakna Kediri ini bisa tetap guyub rukun, apapun keadaannya. Dengan kegiatan ini disamping olahraga, rasa persatuan bisa terwujud baik,” kata dia.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Kediri Mandung Sulaksono mengapresiasi kegiatan ini.

“Tentunya kami mengapresiasi kegiatan ini. Dalam rangka hari Olahraga Nasional ke42 dan mudah-mudahan ini menjadi momen pemicu warga Kota Kediri untuk suka olahraga,” ujarnya.

Dirinya juga memberikan apresiasi atas capaian prestasi oleh para santri dari Pesantren Wali Barokah Kediri, di antaranya menjadi juara dalam kejuaraan pencak silat di Kediri, serta prestasi di bidang sepak bola U13 yang juga luar biasa.

Ia juga berharap dengan olahraga itu turut serta menjadi pemacu semangat olahraga.

“Mudah-mudahan ini menjadi semangat untuk warga Kota Kediri lebih berprestasi dan selanjutnya apa yang menjadi pemikiran Mbak Wali Kota (Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati) serta Gus Wawali (Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha), bahwa Kota Kediri harus produktif, sehat, bisa kerja baik. Dengan sehat bisa kerja, berkarya serta mewujudkan Kediri ‘Mapan’ (Maju, Agamis, Produktif, Aman, Ngangeni),” kata dia.

Kegiatan ini mengambil start dan finish di Pesantren Wali Barokah Kediri. Ada sekitar 500 orang yang ikut dalam acara ini dengan mengambil jarak tempuh sekitar 15 kilometer keliling kota. (*)

BERITA TERBARU