Senin, 24 Agustus,2026

Mahasiswa UMM Hidupkan Sejarah dan Budaya Lokal di Area Situs Sekaran Melalui Company Profile

Penulis : Amanda Putri Aprilia

Malang, Kediriwae – Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam teori di ruang kelas, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan.

Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah salah satu wadah yang efektif untuk mewujudkan peran tersebut.

Melalui program ini, mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan untuk berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan oleh kelompok 6 gelombang 1 PMM UMM di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, menunjukkan bagaimana inovasi dan kreativitas mahasiswa dapat menjadi jembatan antara potensi lokal dan kesadaran publik.

Dengan fokus pada hilirisasi hasil penelitian, mereka tidak hanya sekadar melakukan kegiatan sosial, tetapi juga menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Salah satu upaya yang patut diapresiasi adalah program pembuatan company profile untuk wisata edukatif “Wahana Situs Sekaran”.

Langkah ini adalah strategi yang cerdas. Di era digital ini, informasi visual dan konten yang menarik adalah kunci untuk menarik perhatian.

Dengan membuat company profile yang profesional, mahasiswa berupaya mengangkat daya tarik Situs Sekaran, sebuah peninggalan bersejarah yang ditemukan saat proyek jalan tol Pandaan-Malang pada tahun 2019.

Situs ini, yang merupakan peninggalan kerajaan kuno dan tempat suci, memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi.

Sayangnya, potensi seperti ini sering kali kurang terekspos dan kurang dikenal oleh masyarakat luas, terutama generasi muda. Di sinilah peran mahasiswa menjadi krusial.

Mereka tidak hanya membantu dalam promosi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya.

Pembuatan company profile ini menjadi sarana promosi wisata edukatif yang efektif, memungkinkan masyarakat luar untuk mengetahui keberadaan situs ini, cerita di baliknya, dan kekayaan budaya yang dimilikinya.

Juru kunci Situs Sekaran Amil Duhuri mengatakan sudah saatnya situs Sekaran menjadi lokasi promosi edukasi wisata budaya.

Untuk itu, diperlukan dukungan dari pemerintah desa, masyarakat, dan juru kunci, serta petugas purbakala.

Situs Sekaran memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata edukasi budaya. Ditambah dengan keberadaan greenhouse melon BUMDes, situs ini memiliki daya tarik ganda, memadukan sejarah, budaya, dan agrowisata.

Melalui company profile yang dibuat oleh mahasiswa PMM UMM, harapan untuk mengenalkan peradaban masa lalu dan sejarah kerajaan di Kabupaten Malang kepada generasi muda dapat terwujud.

Upaya ini bukan hanya sekadar program kerja, melainkan langkah nyata dalam mendukung pelestarian budaya dan sejarah lokal. Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara mahasiswa, akademisi (DPL), dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Upaya mahasiswa UMM ini pun juga memberikan inspirasi bahwa pelestarian budaya tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan formal, tetapi bisa juga melalui pendekatan yang modern dan relevatif, seperti pemanfaatan media digital untuk mengangkat potensi wisata sejarah dan budaya di lingkungan situs Sekaran. (*)

BERITA TERBARU