Jumat, 17 April,2026

Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas di Pelintasan Sebidang, KAI Gandeng Polisi

Kediriwae – PT KAI Daop 7 Madiun dan Korlantas Polres Madiun, menggelar kegiatan kampanye pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas di pelintasan sebidang JPL 138 Jalan Yos Sudarso, tepatnya Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, Jawa Timur. Kegiatan ini sebagai edukasi tertibnya berlalu lintas di pelintasan sebidang.

Manager Humas Daop 7 Madiun Kuswardojo menjelaskan kegiatan kampanye itu dilakukan di 13 titik daerah operasi dan Divisi Regional Pulau Jawa dan Sumatera. Acara tersebut juga dilakukan secara humanis serta tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-79 KAI dan HUT ke-69 Korlantas Polri

Kuswardojo menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret kolaborasi KAI dan Korlantas Polri dalam upaya meningkatka. Keselamatan berlalulintas di perlintasan sebidang, serta mengajak seluruh pengguna jalan untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan bersama di area perlintasan sebidang.

“Sesuai aturan dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Jalan Raya, para pengguna jalan raya wajib berhenti di rambu tanda ‘STOP’, tengok kiri – kanan baik pada perlintasan terjaga maupun tidak terjaga. Apabila telah yakin aman, baru bisa melintas,” jelas Kuswardojo Jumat (20/9/2024).

KAI dan Korlantas Polri berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadarakan akan pentingnya budaya disiplin berlalu lintas bagi masyarakat Indonesia. Sehingga tidak terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang yang menimbulkan korban.

“Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. Kami imbau seluruh pengguna jalan untuk disiplin dalam berkendara, terutama saat melintasi perlintasan sebidang. Jangan pernah menerobos perlintasan meski terlihat sepi. Tidak ada yang lebih penting dibandingkan keselamatan diri. Mari bersama-sama patuh terhadap aturan, disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang mencerminkan budaya bangsa yang maju,” pungkas Kuswardojo. (*)

BERITA TERBARU